Uas Konsep Dasar Matematika
a) X2 – 5x – 14< 0
Jawab:
X2 – 5x – 14
(x – 7) (x + 2)
X – 7 = 0
X = 7
X + 2 = 0
X = -2
Jadi himpunan penyelesaiannya. HP = { -2< x <7 }
b) X2 + 4x – 21 >0
Jawab:
X2 + 4x – 21
(x + 7) (x – 3)
X + 7 = 0
X = -7
X – 3 = 0
X = 3
Jadi himpunan penyelesaiannya , HP ={ -7< x <3}
c) X2 – 6x + 9 ≥0
Jawab:
X2 – 6x + 9
(x – 3) (x – 3)
X – 3 = 0
X = 3
Jadi himpunan penyelesaiannya, HP = { X = 3 }.
2.Berikan contoh himpunan semesta, himpunan bagian, dan himpunan kosong, serta ketikkan bentuk notasi himpunannya!
Jawab:
a) Himpunan semesta adalah himpunan yang dibacakan oleh semula anggota yang dibicarakan. Contoh himpunan semesta: Misalkan A = {3,5,7,9} maka kita bisa menuliskan himpunan semsta yang ,ungkin adalah S ={bilangan ganjil} atau S ={bilangan asli} atau S= {bilangan cacah} atau S = {bilangan real}. Teta[i kita tidak mungkin menuliskan sebagai S = {bilangan prima} karenaangka 9 bukan merupakan bilangan prima.
Contoh kedua:
Diketahui R adalah himpunan bilangan prima kurang dari 13. Maka himpunan semesta yang mungkin untuk himpunan R adalah 2,3,5,7,11.
Jadi bentuk notasinya adalah R= {2,3,5,7,11}
b) Himpunan bagian yaitu himpunan yang menjadi anggota himpunan lain yang juga merupakan bagian dari semesta yang dibicarakan.
Contoh himpunan bagian yaitu :
S = {P,R}
A = {3,4,5,6,7,8}
B = {4,6,8,10,12}
Maka notasinya A∩B = {4,6,8}
c) Himpunan kosong adalah himpunan yang tidak memiliki anggota himpunan. Contoh himpunan kosong:
Misalkan C adalah himpunan bilangan ganjil yang habis dibagi dua karena tidak ada bilangan ganjil yang habis dibagi dua maka C tidak memiliki anggota sehingga merupakan himpunan kosong. Notasinya : C = {} atau C =∅ .
Contoh lainnya yaitu D merupakan himpunan bilangan prima kurang dari 2, maka dari itu D dalam notasi himpunan adalah D ={} atau D =∅ . Karena bilangan prima adalah 2,3,5,7,11.
Komentar
Posting Komentar